Januari 6, 2009
satu muka meminta perlindungan emosional…
satu wajah lain menghampiri dan mengharap jawaban intelektual
muka dan wajah tak sama kebutuhannya, tapi membutuhkan jasad, jiwa, dan manusia yang sama…manusia yang utuh itu..
ini bukan beban..bukan tugas ah,..
konteks kita adalah dakwah…yang ada hanya visi dan kita jalankan dng teratur..
sakit ditengah jalan adalah obat yang Allah turunkan agar kita mampu mengarungi hari yang lebih berat…
pekerjaan kita itu tak sekedar mendengar, tersenyum lalu memuji…
tapi jauh lebih penting adalah mengikat jiwa dengan misi…
1 Komentar |
1, Jarsus Kaderisasi LDK UGM, sms |
Permalink
Ditulis oleh mujibahmad
Januari 6, 2009
ternyata untuk bermimpi saja butuh kapasitas, ilmu, atau minimal ilmu transenden sebelumnya..Para pemimpin dunia mulai memimpikan menaklukkan alam raya, stelah melalui serangkaian panjang pengalaman, pencapaian, dan pembacaan dari fenomena masa lalu
mempelajari dan mendalami masa lalu tanpa dendam…kau akan lebih baik esok jika berhasil menemukan letak permasalahan dan menemukan formula solusinya
1 Komentar |
sms |
Permalink
Ditulis oleh mujibahmad
Desember 18, 2008
“Bunda” kata faiz, bocah 8 tahun itu.
“Apakah cinta selalu menyediakan air mata?”
komunitas film kita dijadwalkan setiap jum’at sore, mulai pekan ini.
btw, hubungannya apa dengan kata2 faiz tadi?
nda, ngerasa kerne aja anak kecil bisa ngomong kayak gitu, pasti pendidikanya baik. nda kayak anak2 lain yang jadi korban TV itu..
Leave a Comment » |
sms |
Permalink
Ditulis oleh mujibahmad
Desember 18, 2008
askm. tahu apa yang membuat dunia dakwah begitu lapang?
bagiku ketika antum hadir dan tersenyum..hehe…
senyuman khasmu..
Leave a Comment » |
sms |
Permalink
Ditulis oleh mujibahmad
Desember 18, 2008
Zen: Antum ingat sajadha serut akh?
Mjb: Waktu kita setim TA? fotonya ada akh, ingat sekali,
Zen: Slide-slide itu akan selalu tertanam dengan baik, tawa antum saat memegang rebana…
sms dikirim saat malam idul adha. Dikamar yang terkunci,
hentakan takbir dan tahlil tak putus-putus. Depan rumahku masjid. seperti biasa, kuhobi merenung.
Meresapi setiap detik indah itu. Itulah nuansa, jiwa yang
merasakan. Ruh Allah mengalirkan ketenangan batin,
kelapangan hati, lapang, lapang,…
Leave a Comment » |
sms |
Permalink
Ditulis oleh mujibahmad
Desember 18, 2008
06 Dec 08
Jika Anda hanya menegaskan transendensiNya, Anda membatasiNya,
dan jika hanya menegaskan imanensiNya, Anda membatasiNya,
Jika Anda memelihara kedua aspek itu, Anda benar.
Siapa yang mengatakan Dia dua hal, adalah musyrik.
Sementara orang yang mengucilkanNya, coba untuk mengaturNya.
Hati-hati dalam memperbandingkanNya jika Anda penganut dualitas,
dan jika kesatuan, hati-hati menjadikanNya transenden.
Anda bukan Dia, dan Anda adalah Dia,
dan Anda melihatNya dalam esensi yang terikat dan terbatas
(Ibn Arabi, Fusus Hikam:98)
1 Komentar |
sms |
Permalink
Ditulis oleh mujibahmad